“Ku akui aku memang cemburu, setiap kali namanya kau sebut. Tapi ku tak pernah bisa melakukan apa yang seharusnya ku inginkan karena memang kau bukan milikku.” Penggalan lirik lagu yang menurut gue sesuai banget dengan apa yang saat ini gue rasa. Ya, kadang gue nggak pernah ngerti dengan perasaan gue saat ini. Rasa sayang yang gue milikin ternyata nggak wajar. Gue sadar, sikap gue ini secara nggak langsung udah nyakitin perasaan seseorang, meskipun dia nggak tau.
Tapi, entah sampai kapan hubungan ini akan terus berlanjut. Dan entah sampai kapan pula gue harus bertahan melawan perih gue sendiri. Ketika menyadari kalau dia udah punya pendamping.
Terkadang, kalau liat mereka, rasa iri ini muncul. Dan di otak ini muncul kalimat-kalimat/pertanyaan-pertanyaan aneh. ” kalau gue jadi dia, pasti seneng + bahagia banget, karena gue adalah orang yang paling beruntung bisa dapetin dia.. atau sumpah gue iri banget ngeliat pola hidup mereka, gue harus jadi seperti mereka ...”
Sempat tersirat di benak ini, ketika gue nggak bisa mendapatkan dia, hal yang harus gue lakuin adalah mencari sosok yang sama persis dengan dia. Meskipun kenyataannya imposible banget.
Sadar dengan hubungan yang aneh ini, tapi, entah kenapa gue malah nggak bisa jauh darinya, apa karena gue udah ngersa nyaman menjalani hubungan seperti ini. Gue tau kok resiko yang bakal gue hadepin nantinya. Mungkin hanya bisa berharap untuk bisa mendapatkan yang lebih baik.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar